Wish to Finish Lots of Stuffs

Setelah lama ga cek dan update blog, eh ternyata ada beberapa komen yang mesti diapprove. Hehehe. Maklum, karna kesibukan dan aktifitas yang sejak bulan Oktober menumpuk dan mesti dikerjakan tanpa bisa lama-lama nunda. Wah, betapa memang tidak mudahnya. Tapi biar bagaimana harus berusaha, karena memang sedang ada target yang harus dibeli segera. Hohoho…

Mengenai komentar ke blog ini, pengen deh bilang kalo yang komentar pengen kenal atau pengen sampein salam kenal, silakan aja sapa di Facebook atau YM! aku. Insya Allah aku akan dengan senang hati menaggapinya seoptimal mungkin. Walau memang tentunya aku ga bisa selalu dalam keadaan “langsung membalas” pesan/surat atau wall di FB. Hehe…

Hm,,, kangen deh udah lama ga OL dan mengerjakan update beragam hal di internet… Kapan ya bisa sering OL lama? Hehehe… [bertanya mode: ON].

Ditulis dalam Celotehan. Tag: , , . Leave a Comment »

Bocoran Soal UN 2009

Siapa yang berminat mendapatkan bocoran soal UN SMA tahun 2009?

Kamu mau?? Temen-temen mau??

UN oh UNDi era “hari genee” yang sudah nirkabel alias wireless di mana-mana kayak gini, kalo ngeliat hits di Google tentang bocoran soal UN 2009 ternyata banyak juga. Dari situ, terlihatlah secara sekilas (bukan gambaran sesungguhnya, semoga) kalo bangsa kita masih belum jadi bangsa yang jujur dan besar. Huff,,, sedih juga. Apalagi kalo menelusur yang nulis tentang bocoran soal UN 2009 cukup banyak.

Well, sependapat sama salah satu penulis blog lain, kalo lebih baik yang nentuin kelulusan adalah guru sekolah yang bersangkutan. Bukan UN yang -disinyalir- udah bocor setiap tahunnya. Tentunya, kebocoran ini dah jadi rahasia umum. Gak aneh deh. Guru sekolah adalah pihak yang paling paham sama perkembangan kemajuan akademik peserta didiknya, alias muritt, dan pasti ngerti banget siapa-siapa aja yang layak buat nerusin ke sekolah atau lembaga pendidikan yang lebih tinggi. Well, biar bagaimana pun, guru juga pasti ngerti kalo meluluskan anak yang “below zero” alias super duper ‘lemot’ (upsss…) akan berdampak negatif sama anak tersebut di lingkungan pendidikannya yang baru, maka kemungkinan guru melulus-luluskan anak insya Allah sangat rendah.

Next, sekalipun ada UN alias Ujian Akhir Nasional, hal ini bukanlah dijadikan faktor penentu seorang siswa lulus atau gak. Wah, kacau banget kalo pas kelas satu dan dua (SMP dan SMA) muritt belajar apa dan belajarnya bagaimana,,, diuji dengan test (UN–red) yang gak menilai kemampuan siswa secara keseluruhan (kognitif, afektif, dan psikomotor). Parah!!

Makanya, gak aneh kalo sekarang banyak banget pihak yang nyeleweng, mulai dari yang berusaha membocorkan soal, sebar kunci jawaban, sampai ke tindak penipuan terkait ujian nasional yang jadi ‘hajatan’ super duper selain pemilu dan kawan-kawannya. Hal ini sangat menyakitkan dan sekali lagi, parahh!!

Well, anyway, bravo pendidikan Indonesia!! Semoga terus maju dan menjadi lebih baik!!

Ditulis dalam Uncategorized. Tag: , , , . 1 Komentar »