Wah,,, sudah agak lama dan hampir basi rasanya, belum posting apa-apa lagi di sini. Padahal, berbagai kesibukan (sok sibuk, padahal mah… emang bener sih, huahahaha) memberondong diri.
Di sini, saya mau sedikit berceloteh sedikit mengenai beberapa hal yang sedang dilakukan. Hal ini penting, karena beberapa fans secara tidak langsung mengendus-endus informasi dari berbagai pihak yang saya sendiri tidak kenal. Ah, cukup berbasa-basinya. Sekarang kita langsung bahas saja satu-satu.
Hari ini adalah hari terakhir acara Workshop Penyusunan dan Pengembangan silabus Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dua hari berlalu, dan acara yang benar-benar mengaduk tenaga sekaligus emosi ini berakhir dengan cukup baik. Tentunya, Pe-eR yang dijatahkan bagi tiap guru dan tenaga kepandidikan lain sangat banyak. Apalagi, konon kabarnya sekolah (SMA Diponegoro 1 Jakarta-red) akan menjalani serangkaian kegiatan terkait akreditasi.
Kemarin, sempat mengambil satu-lagi-foto-narsis di depan pabrik penyusunan (AKA car assembly) mobil Nissan. Di sana, pada tanggal pengambilan gambar (24 Juni) memang ada agenda TNA alias Training/Trainee Needs Analysis. Singkatnya, analisa kebutuhan kegiatan english club di pabrik-nya Nissan. Wah, sayang, tidak sempat (dan kebetulan ada tanda tidak boleh bawa kamera) berpose narsis di dalam gedung perakitan Nissan tersebut. So far, so good lah… Jadi, ya sudah. Oh, ya, lokasi pemotretan super singkat adalah di kabupaten Purwakarta.
Oke, sampai sini dulu. Terlalu banyak menulis nanti malah diprotes sama fans yang lain.
Tetap semangat baca celotehan saya, yaaaaa…. =p

Kemarin aku dapet surat tugas ikut seminar dari kepala sekolah, dengan isi seminar sama kayak yang disebut di atas, dan rasanya seneng ajah. Maklum, hobby sama yang namanya jalan dan cari ‘pelajaran’ di luar kelas. Hehehehe. Yah, akhirnya siap-siap lah. Karena temanya tentang tantangan profesionalitas guru, jadi gag terlalu asing.
Berikut ini akan disajikan beberapa update yang akuwhhh alami beberapa waktu belakangan. Mulai dari perpisahan mahasiswa (AKA GURU) PPL di Dipschool ini pada Jumat 6 Desember 2008. Perpisahan ini emang bener-bener ngingetin banget ke tahun lalu. Waktu itu sih, aku dan temen-temen yang jumlahnya ada 23 (termasuk akuuwwwhhh…) ber-PPL ria di sini dengan berbagai suka dan duka. Kali ini, Oktiza AKA Pipin yang ngasih sambutan sebagai perwakilan mahasiswa PPL. Seru juga, rada haruuuu… Coz perpisahan, gitu lohhhh…
Trusss,,,, tanggal 6 Desembernya, ngedadak ngajak Aprilia n Fitri dari sos 6 wat ikutan test gituh di Wall Street Institute, skalian ngerasain demo class. Ternyatahhh,,, tempatnya keren abiiiiieeeezzzz dan cozy gitu, kelasnya ajah maksimal 4 orang. Yang ngajar bule dan pale alias native speaker… Mantep. Yang belajar di sana juga punya konsultan dan personal tutor. Keren,,, mereka juga berbagi bagaimana kita sebaiknya memiliki sebuah lembaga pendidikan bahasa Inggris (secara gak langsung sih) dan berbagi tentang belajar English. Bisa minum teh atau kopi, dan walau pusinnnngggg banget karena kecapekan, enjoy juga tuh. Pulangnya, mampir indomaret terminal Manggarai. Fiuhhhh,,,
Next, setelah kerjaan majalah DJ One selesai… Jalan juga deh sama Mr. Maulana dan Mrs. Anik ke Es Teler 77 di Arion Rawamangun malem-malem wat sekedar makan n refresh. Whoa, karena emang gak niatin lama jadi abiez makan n minum, mampir tempat CD dan kaset trus pulang… Seru ajah sih, bisa hang around, walau gak lama karena barang-barang juga masih ditinggal di skul (simply like a second home,,, hahaha). Pengen deh, kapan-kapan jalan laghi kayak gini,,, Seruuuu,,,, Mauuuuu,,,,,,





